- Sering terjadinya penipuan saat berbelanja online di internet antara konsumen dan penjual seperti barang yang dipesan konsumen telah dibayarkan melalui e-transfer tapi barang tersebut tak kunjung di kirim dan di terima oleh konsumen, begitu juga sebaliknya terkadang terlalu percayanya pihak penjual dengan mengirimkan barang terlebih dahulu dan pembayaran dilakukan setelah pengiriman maka pembayaran yang ditunggu-tunggu penjual kadang-kadang tidak diterima atau tidak dibayar.
- Terjadinya scam atau penipuan dimana seseoarang bisa saja menjual barang secara virtual yang hanya berebentuk informasi saja yang sengaja dibuat utnuk menarik pihak pembeli, akan tetapi saat di lakukan pembelian dan transfer uang, barang tersebut tidak ada.
- Terjadinya kejahatan seperti carding, kasus ini sudah banyak terjadi dimana seseorang menggunakan kartu kredit orang lain untuk berbelanja di internet.
- Kejahatan semakin marak terjadi yang biasanya dilakukan oleh mereka yang memiliki keahlian tinggi dalam ilmu komputer dan jaringan internet, seperti penyebaran virus/malware yang sengaja dilakukan untuk merusak sistem, ini terjadi akibat kurangnya undang-undang tentang teknologi informasi.
- Pelanggan tidak bisa mengecek fisik barang. Sehinga ada kemungkinan warna dan kualitas produk yang dijual belum tentu sama antara foto yang ditampilkan di website dengan produk asli.
- Adanya pencurian informasi yang sangat rahasia dan berharga. Gangguan yang muncul bisa membongkar semua informasi rahasia itu pada pihak yang tidak berhak dan mengakibatkan kerugian besar bagi korban.
- Dapat kehilangan sebuah kepercayaan dari para konsumen. Karena faktor-faktor seperti adanya usaha sengaja yang dilakukan oleh pihak luar yang berusaha menjatuhkan reputasi perusahaan tersebut.
- Terjadinya kerugian yang tidak terduga-duga, karena adanya gangguan yang dilakukan dengan sengaja, ketidakjujuran, kesalahan dari faktor manusia ataupun kesalahan dari sistem elektronik.
- Persaingan sangat ketat, karena untuk membuat toko online biayanya murah dengan tingkat kesulitan yang tidak terlalu tinggi. Kalaupun kesulitan bisa dengan mudah meminta pihak lain untuk mengerjakan untuk anda.
- Koneksi internet yang belum stabil dan merata.
- Bergantung pada listrik dan internet.
- Transaksi bergantung pada saling percaya.
- Ada kemungkinan barang sudah dikirim tetapi tidak sampai di tujuan.
- Jarang ada toko online yang mau menerima pengembalian barang, hanya toko-toko yang besar.
Showing posts with label E-commerce. Show all posts
Showing posts with label E-commerce. Show all posts
Monday, June 3, 2019
Dampak Negatif E-Commerce
Disamping banyaknya keuntungan atau sisi positif dari penggunan e-commerce, tentu e-commerce tak luput juga dari dampak negatif yang bisa merugikan konsumen atau produsen. Dibawah ini di jelaskan beberapa dampak negatif e-commerce.
Manfaat E-Commerce
Beberapa
manfaat e-commerce dapat kita lihat seperti berikut ini:
- Tidak membutukan toko atau kantor yang besar. Untuk menjual suatu produk ataupun jasa kita tidak perlu membutuhkan toko atau kantor besar seperti yang dilakukan oleh bisnis manual sebagai tempat usaha, tapi cukup dengan memanfaatkan internet maka kita bisa saja berjualan hanya dari rumah saja dengan calon konsumen.
- Mudahnya berkomunikasi secara online dari internet. Dari segi komunikasi tentu sangat menguntungkan karena antara konsumen dan produsen dapat dengan mudah melakukan komunikasi secara online dari internet. Baik dari segi pemasaran barang tentu akan lebih menguntungkan jika dilakukan secara online, di samping anda tidak perlu membayar biaya promosi yang banyak seperti promosi manual, tapi dengan layanan internet anda bisa saja melakukan promosi produk anda ke seluruh dunia hanya dengan menggunakan internet yang tentunya biayanya sangat murah.
- Kemampuan untuk menjangkau pasar global, tanpa harus menyiratkan investasi keuangan yang besar. Jika Anda memiliki toko fisik, Anda dibatasi oleh wilayah geografis yang dapat Anda layani. Dengan situs web e-commerce, seluruh dunia adalah taman bermain Anda. Selain itu, munculnya mCommerce, yaitu, e-commerce pada perangkat mobile, telah memutuskan segala keterbatasan geografis yang tersisa.
- Produk dan layanan bervariasi. Batas dari tipe perdagangan ini tidak didefinisikan secara geografis sehingga memungkinkan pembeli untuk membuat pilihan secara luas, memperoleh informasi yang dibutuhkan dan membandingkan penawaran dari semua pemasok atau pihak penyedia barang/jasa terlepas dari lokasi mereka.
- Mempersingkat rantai distribusi. Dengan memungkinkan jalannya interaksi dengan konsumen akhir, e-commerce memperpendek rantai distribusi produk atau bahkan justru menghilangkannya. Dengan cara ini, saluran langsung antara produsen atau penyedia layanan dan pengguna akhir memungkinkan mereka untuk menawarkan produk atau jasa yang sesuai dengan target pasar.
- Pembayaran lebih mudah. Dengan berkembangnya sistem pembayaran yang ada saat ini sangat memudahkan transaksi e-commerce.
- Brand lebih dekat dengan konsumen. E-commerce memungkinkan brand untuk lebih dekat dengan pelanggan mereka, sehingga meningkatkan produktivitas dan daya saing bagi perusahaan. Serta dalam pembayarannya, pelanggan cukup mendaftar dan memberikan data yang dibutuhkan, dan toko online tersebut akan menyimpan informasi kartu kredit pembelinya di server mereka, sehingga informasi yang dibutuhkan hanya dimasukkan sekali saja.
- Peningkatan kualitas layanan. Dengan demikian, konsumen diuntungkan dengan peningkatan kualitas layanan, kedekatan yang lebih ‘intim’, serta dukungan pra dan pasca penjualan yang lebih efisien.
- Buka sepanjang waktu. Situs web e-commerce dapat berjalan di semua waktu selama 24 jam sehari – 7 hari sepekan (24/7). Dari titik pandang pedagang, ini meningkatkan jumlah pesanan yang mereka terima. Dari titik pandang pelanggan, toko yang “selalu terbuka” jelas lebih nyaman.
- Efisiensi biaya. Pengurangan biaya adalah keuntungan penting lainnya yang terkait dalam dunia e-commerce. Pemilik usaha tidak perlu menyewa tempat ataupun membayar banyak karyawan. Hal itu menghasilkan pengurangan biaya administrasi yang signifikan. Biaya-biaya lebih rendah ini dapat diteruskan kepada pelanggan dalam bentuk pemberian diskon.
- Mendapatkan pelanggan baru lewat search engine. Ritel fisik didorong oleh brand dan hubungan. Selain itu, ritel online juga didorong oleh lalu lintas dari mesin pencari. Bukan hal baru bagi pelanggan untuk mengikuti link dalam hasil pencarian mesin pencari, dan mendarat di sebuah situs e-commerce yang mereka belum pernah dengar sebelumnya.
- Mencari produk lebih cepat. Hal ini tidak lagi tentang mendorong keranjang belanja ke lorong yang benar atau produk yang diinginkan. Di sebuah situs e-commerce, pelanggan dapat mengklik navigasi intuitif atau menggunakan kotak pencarian untuk segera mempersempit pencarian produk mereka. Beberapa situs web mengingat preferensi pelanggan dan daftar belanja untuk memfasilitasi pembelian berulang.
- Mengeliminasi waktu dan biaya perjalanan. Kadang-kadang pelanggan melakukan perjalanan jauh untuk mencapai toko fisik yang mereka sukai. E-commercememungkinkan mereka untuk mengunjungi toko yang sama secara virtual, hanya dengan beberapa kali klik, tanpa perlu mengantri seperti di toko.
- Memberikan perbandingan saat berbelanja. E-commerce memfasilitasi perbandingan saat berbelanja. Ada beberapa layanan online yang memungkinkan pelanggan untuk menelusuri beberapa pedagang e-commerce dan menemukan harga terbaik.
- Memberikan banyak informasi. Ada keterbatasan jumlah informasi yang dapat ditampilkan di toko fisik. Sulit untuk membekali karyawan untuk menanggapi pelanggan yang membutuhkan informasi di seluruh lini produk. Situs web e-commerce dapat membuat informasi tambahan dengan mudah untuk pelanggan. Sebagian besar informasi ini disediakan oleh vendor, dan tidak ada biaya apapun untuk membuatnya.
- Memudahkan komunikasi bisnis. Menggunakan informasi yang diberikan pelanggan dalam formulir pendaftaran, dan dengan menempatkan cookie di komputer pelanggan, seorang pedagang e-commerce dapat mengakses banyak informasi mengenai pelanggan. Hal ini, pada gilirannya, dapat digunakan untuk menyampaikan pesan yang relevan.
Subscribe to:
Posts (Atom)
-
Dendrit Dendrit adalah cabang yang ada di badan sel syaraf. Bentuk dari dendrit ini berupa sitoplasma yang menonjol memiliki...
-
Fungsi: Jaringan saraf berfungsi menghantarkan impuls (rangsangan) yang diterima sistem saraf tepi menuju sistem saraf pusat, dan sebali...
-
Judul buku : Jokowi Dari Jualan Kursi Hingga Dua Kali Mendapatkan Kursi Pe...